Wednesday, July 2, 2014

Manfaat Berpuasa Untuk Tubuh Kita

Manfaat berpuasa | Foto[google]
Puasa tidak hanya memberi manfaat pada kemajuan spiritual, tapi juga secara jasmani. Nikmatilah puasa Ramadan ini, sebab Anda akan menuai beberapa manfaat, yang mungkin tidak Anda dapatkan saat tidak berpuasa.

Adapun manfaatnya antara lain menurunkan kadar kolesterol dalam darah, penyerapan nutrisi yang lebih maksimal, hingga mampu mengembalikan berat badan yang ideal.

Dan segala manfaat ini dapat dijadikan batu loncatan untuk memulai gaya hidup sehat, yang bisa dilanjutkan walau Ramadan telah berakhir.

Berikut beberapa manfaat puasa:

1. Meningkatkan kerja otak

Anda akan memiliki kesejahteraan mental dan fokus spiritual. Namun Anda akan mendapat bonus lain, menemukan kekuatan otak. Sebuah studi yang dilakukan oleh para ilmuwan di Amerika Serikat menyatakan bahwa fokus mental yang dicapai selama Ramadan meningkatkan faktor neurotropik yang diturunkan dari otak, yang menyebabkan tubuh mampu menghasilkan sel-sel otak lebih banyak, sehingga meningkatkan fungsi otak. Puasa juga mampu menurunkan jumlah hormon kortisol, yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal. Ini berarti bahwa tingkat stres bisa sangat berkurang, baik selama dan setelah Ramadan.

2. Kesempatan membuang kebiasaan buruk

Ramadan adalah waktu yang tepat untuk membuang segala kebiasaan buruk Anda, seperti merokok dan makan makanan manis. Pada Ramadan, Anda dilatih untuk membuang kebiasaan buruk ini sedikit demi sedikit dan diharapkan bisa meneruskan kebiasaan baik setelah Ramadan. Bagi perokok, National Health Service di Inggris merekomendasikan Ramadan sebagai waktu yang ideal untuk berhenti merokok.

3. Menurunkan kolesterol

Puasa Ramadan juga merupakan waktu yang tepat untuk menikmati turunnya kolesterol dalam darah. Kolesterol rendah mampu meningkatkan kesehatan jantung, mengurangi risiko menderita penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. Jika Anda mengikuti diet sehat setelah Ramadan, kadar kolesterol yang baru diturunkan ini harus bisa dipertahankan.

4. Mengurangi nafsu makan

Penurunan jumlah makanan yang dikonsumsi di masa Ramadan menyebabkan perut Anda menurut secara bertahap. Berarti Anda harus makan sedikit untuk merasa kenyang. Pertahankan kebiasaan ini setelah Ramadan, maka Anda akan mendapat bentuk tubuh ideal dan bisa meninggalkan diet yoyo Anda.

5. Detoksifikasi

Selain menjadi sarana untuk membersihkan diri secara rohani, Ramadan merupakan sarana detoksifikasi bagi tubuh Anda. Dengan tidak makan atau minum sepanjang hari, maka tubuh Anda melakukan proses detoksifikasi sistem pencernaan sepanjang bulan. Ketika itu tubuh mulai mencari cadangan lemak untuk menciptakan energi dan membakar setiap racun berbahaya yang mungkin hadir dalam timbunan lemak. Pembersihan ini akan menghasilkan kondisi sehat pada akhir Ramadan dan merupakan batu loncatan yang sempurna untuk memulai gaya hidup sehat secara konsisten.

6. Menyerap lebih banyak nutrisi

Dengan tidak makan sepanjang hari selama Ramadan, maka metabolisme Anda menjadi lebih efisien. Artinya, jumlah nutrisi yang Anda serap dari makanan adalah yang terbaik. Ini terjadi karena peningkatan hormon yang disebut adiponektin, yang diproduksi oleh kombinasi puasa dan makan larut malam, yang memungkinkan otot-otot Anda untuk menyerap lebih banyak nutrisi.

Sumber : Berita satu[dot]com
Disqus Comments